Selasa, 04 Juni 2013

Melahirkan, Adele Di-"bully" Pengguna Twitter


Pertengahan tahun ini Adele Adkins (24) mengumumkan kehamilannya via laman pribadinya.

Namun kekasih Simon Konecki ini enggan memberitahukan berapa usia kehamilannya dan kapan persisnya ia akan melahirkan. “Dengan senang hati saya dan Simon mengumumkan tengah menanti anak pertama,” ungkap Adele kala itu.
Nah, awal pekan ini menyeruak kabar, sang penembang “Someone Like You” melahirkan bayi laki-laki. Ia melahirkan di sebuah rumah sakit di London Jumat (19/10) lalu. Ketika dikonfirmasi, pihak Adele enggan berbicara. “Kami tak akan merilis kabar apa pun. Tak ada komentar,” bilang juru bicara Adele.
Kepastian si penyanyi bertubuh subur ini melahirkan dilontarkan Dan Wilson, yang membantu Adele saat penggarapan album 21. ”Adele tak pernah terlihat sebahagia ini. Setelah melahirkan, ia akan fokus pada anaknya dan juga berkonsentrasi pada persiapan album terbarunya yang direncanakan rilis tahun depan,” bilangnya.
Kedatangan sang buah hati membuat Adele tak datang ke premiere film James Bond terbaru, Skyfall, Selasa (23/10) lalu yang dihadiri Pangeran Charles dan istrinya, Camilla. Adele diberi kepercayaan menyanyikan lagu tema film ke-23 waralaba agen spionese itu. “Adele tak ingin meninggalkan anaknya. Dia ingin berada di sisinya terus. Dia tak mungkin meninggalkan anaknya, bahkan demi acara yang dihadiri keluarga kerajaan sekalipun,” cetus sumber yang dikutip Daily Mail.
Kelahiran putra pertama Adele disambut hangat penggemarnya. Tapi ada juga yang sinis dengan peristiwa itu, terutama yang tak suka dengan pelantun “Rolling in The Deep”. Tak cukup bully, ada juga yang menebar ancaman pembunuhan. “Saya akan pergi ke Inggris dan membunuhnya,” tulis sebuah akun. “Saya juga akan membunuh anaknya,” tambahnya.
Adele seleb terbaru korban bully di Twitter. Sebelumnya, peloncat indah peraih perunggu  Olimpiade London 2012, Tom Daley, menjadi sasaran pesan kasar tentang mendiang ayahnya. Penyanyi Gary Barlow juga pernah menjadi sasaran ejekan ketika bayi perempuannya meninggal dunia. Menyedihkan!

Senin, 03 Juni 2013

Bunuh Diri Karena Cyberbully



Baru-baru ini merebak kabar ada yang bunuh diri karena cyberbully di Jogja.
Saya akhirnya mencari tahu kabar ini, dari googling sampe baca-baca tuit tentang Bobby Yoga atau Kebo. Kebo yang ketua pelaksana event musik ini bunuh diri setelah acara yang dibuatnya gagal. Banyak yang bilang dia bunuh diri karena gak tahan dengan caci maki gagalnya acara Lockstockfest2 yang dibuatnya. Setelah baca obituari dari seorang teman dari Kebo, saya merasa ini bukanlah karena cyberbullying.
Sebenarnya sudah banyak kasus bunuh diri karena cyberbully ini. Sebut saja Megan Taylor Meier, Phoebe Prince, Amanda Todd, Katie Webb, Jade Stringer, Sheniz. Amanda Todd yang paling banyak diomongin tahun lalu karena sebelum bunuh diri dia sempet bikin video dan diunggah ke Youtube.
Cyberbully sendiri banyak terjadi di kalangan remaja. Menurut studi American Academy of Pediatrics (AAP), 78% remaja yang melakukan bunuh diri, selain mengalami cyberbully juga menjadi korban bully di kehidupan nyata. Hanya 17% saja yang menjadi korban cyberbully.
Jadi bisa dikatakan bahwa sebenarnya pem-bully-an ini mungkin awalnya terjadi di dunia maya tapi berlanjut ke dunia nyata, inilah yang membuat korban bully tertekan dan depresi yang selanjutnya bisa menimbulkan keinginan bunuh diri.
Hal yang kayak gini banyak terjadi pada remaja karena memang remaja masih labil, masih kurang bisa menggunakan media sosial dengan bijak menurut saya. Apa-apa di publish di Twitter dan Facebook, ntar klo ada yang ngeledekin dimasukin dalam hati. Jadi kesel sama yang ngeledek, akhirnya di dunia nyata musuhan, bales ledek dan bisa dibanyangin gimana seterusnya.
Sebagai yang paling tidak sedikit lebih ngerti tentang media sosial, para orang tua, kakak, om dan tante setidaknya kita bisa mengingatkan, mengedukasi ke anak, adik atau ponakan bahkan tetangga agar bisa menggunakan media sosial dengan bijak. Boleh Tuit apa aja asal jangan bawa-bawa SARA, ngeledek fisik apalagi ngomong kotor. Boleh beda pendapat di Twitter dan Facebook biar jadi diskusi asyik. Yang beda pendapat sama kita bukan berarti dia gak suka kita secara pribadi ya. Itu sangat berbeda.
Poin penting adalah segala beda pendapat, segala ledekan ala becandaan jangan dibawa ke dunia nyata. Gak perlu. Boleh rame di media sosial tapi buatlah kedamaian dalam hidup *tsah* 
Media sosial sama halnya kayak internet, bisa membawa hal positif dan negatif. Positif kalo kita bisa membawanya menjadi kegiatan positif dan juga sebaliknya.

"Festival Musik Locstock Jogja Kacau, Ketua Panitia Bunuh Diri"

Harapan penggila Band Indonesia agar Locstock Fest (Local Stock Festival) mampu menyajikan aksi yang memuaskan akhirnya tak terwujud. Festival yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jogjakarta pada Sabtu (25/6) ini mengalami banyak masalah.

Sejumlah band besar seperti Shaggydog, Koil, Efek Rumah Kaca, Ras Muhammad, Payung Teduh dan lain-lain memutuskan untuk batal tampil. Alasannya, fee band yang dijanjikan oleh penyelenggara tidak kunjung menemui kejelasan.

Kabar yang tengah beredar di jejaring sosial, uang fee sebenarnya menjadi tanggung jawab ketua panitia, Bobby Yoga. Bahkan kabar terakhir mengatakan bahwa Bobby Yoga selaku ketua panitia acara dikabarkan bunuh diri dengan melakukan aksi nekat menabrakkan diri ke KA Sri Tanjung, Jogja pada Minggu pagi tadi.

Hingga kini masih belum jelas apa motif korban melakukan bunuh diri. Bobby Yoga yang merupakan suami dari Arini Retnowati Puji Rahayu. 

Namun diduga permasalahan pelik dari Locstock Festival menyebabkan Bobby mengakhiri nyawanya. Fee artist yang belum dibayar, plus berbagai hujatan dan tuntutan yang disuarakan di jejaring sosial membuat batin Bobby tertekan.

Melalui akun Facebooknya, Bobby mengucapkan permintaan maaf dan berharap keluarganya tidak disangkut pautkan dengan permasalahan tersebut.

"Slamat pagi teman2 semua. Mohon maaf atas segala kekurangan dan kelemahan saya, jgn pernah menuntut klg, anak istri dan orang tua saya, dan tdk yg harus mrk lakukan.. Berkat Tuhan slalu brsama kalian.." tulis Bobby Yoga di facebook-nya.

Berita meninggalnya ketua panitia ini juga dibenarkan oleh salah satu personil band Koil, Leon. Di akun twitternya, Leon menyampaikan duka citanya untuk sang ketua panitia. 

"Baru dapat kabar kl Ketua @locstockfest2 meninggal dunia, turut berduka cita," tulis Leon di akunnya, @rmlegoh.

Sebagaimana yang diberitakan, seorang pria tak dikenal ini tertabrak Kereta Api Sri Tanjung di Perlintasan Dusun Gowok, Desa Caturtunggal, Depok-Sleman, Jogja, Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Korban tewas mengenaskan dengan bagian tubuh tercecer di sekitar lokasi kejadian.

Psikolog: Bunuh Diri Sri Hartati Meniru Promotor Musik


Ilustrasi: darah tampak masih terlihat bekas orang tertabrak kereta di dekat Stasiun Duri, Jakarta Barat, Senin (27/5/2013) | Zico Nurrashid
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Dalam tiga hari, sudah terjadi dua peristiwa bunuh diri dengan cara menabrakkan diri ke kereta api di Yogyakarta.
Pada Minggu (26/5/2013), Yoga Cahyadi (36), ketua panitia Locstockfest # 2, tewas mengenaskan setelah dengan sengaja menabrakkan diri ke kereta api yang melaju kencang. Hari ini, Selasa (28/05) pagi, Sri Hartati (36) juga tewas mengenaskan dengan melakukan hal yang sama di bawah jembatan layang Janti yang jaraknya tidak lebih 1 km dari lokasi bunuh diri Yoga.
Fenomena bunuh diri ini, menurut psikolog klinis Universitas Sansta Dharma, Siswa Widyatmoko, ialah karena manusia memiliki kecenderungan untuk meniru.
"Jika dilihat, bunuh diri yang terjadi dilakukan dengan cara yang nyaris sama, dengan lokasi yang cukup berdekatan. Hal itu karena memang manusia cenderung meniru," terangnya, Selasa (28/5/2013).
Ia menjelaskan, pemicu seseorang nekat melakukan tindakan bunuh diri adalah tidak adanya dukungan sosial dari keluarga maupun orang di sekitarnya saat orang tersebut mengalami masalah dan tidak menemukan jalan keluar.
"Intinya seseorang melakukan aksi bunuh diri karena dia berpikir bahwa itulah cara yang paling tepat untuk keluar dari masalah," ucapnya.
Sementara itu, sosiolog Universitas Atmajaya Yogyakarta, Bambang Prihandono, menjelaskan, tindakan bunuh diri merupakan permasalahan yang kompleks. "Orang nekat bunuh diri bisa dilatarbelakangi faktor ekonomi, sosial, dan politik," katanya.
Bambang menegaskan, masyarakat jangan hanya menyalahkan pelaku bunuh diri. Sebab, jika dilihat secara saksama, masyarakat pun sedikit banyak terlibat sebagai salah satu pemicu seseorang bunuh diri.
"Solusinya, bagaimana menghilangkan ketimpangan sosial yang ada di masyarakat saat ini. Misalnya, pemerintah menyediakan lapangan pekerjaan dan jangan mempersulit kehidupan masyarakat," pungkasnya.

Detik detik sebelum Bobby Yoga Cahyadi (36) ketua panitia locstockfest 2 jogja yang bunuh diri

Locstock festival musik rencana digelar 25 Mei 2013 - 26 Mei 2013 di jogjakarta , namun karena ada beberapa permasalahan fee dsb, beberapa musisi ternamapun membatalkan untuk tampil di acara ini.
Seorang pria tanpa identitas yang tertabrak Kereta Api (KA) Sri Tanjung, sempat minum teh hangat di salahsatu warung burjo dekat lokasi kejadian, Minggu (26/5).

Adapun warung yang masuk wilayah Banguntapan Bantul tersebut hanya berjarak sekitar 50 meter dari ditemukannya --------------- korban.

Soleh, 30, pemilik warung burjo kepada Harianjogja.com menjelaskan pria berumur 35 tahun yang mengenakan jaket merah itu sempat pesan teh hangat dan rokok di warungnya.

Soleh sempat berkomunikasi beberapa saat layaknya penjual dan pembeli dengan korban tetapi ia tidak mengenalinya. Bahkan sebelumnya tidak pernah datang ke warung burjo miliknya yang berada di samping rel KA.

“Baru saat itu saja dia datang ke warung saya,” ujar dia saat ditemui Harianjogja.com, Minggu (26/5).

Menurut Soleh memang ada yang mencurigakan saat korban memesan minuman dan rokok. Belum selesai minuman disajikan namun korban sudah membayarkan uang seharga satu gelas teh dan seuntai rokok kepada dirinya.

Setelah minum tidak sampai habis, beberapa saat dan menghisap rokok, kemudian sirine perlintasan rel KA Gowok berbunyi. Saat itulah korban kemudian keluar dari warung dan duduk di teras.

Ketika KA mulai mendekati perlintasan itulah, korban kemudian keluar dari teras warungnya yang menghadap ke barat. Korban berjalan cepat menuju ke arah timur sejalan dengan laju KA yang masih di belakang korban.

“Memang dia sempat pesan teh hangat dan minum rokok. Tapi dia bayar dulu sebelum saya buatkan minum. Sempat keluar dari warung saat sirine berbunyi,” imbuhnya.

Tidak lebih dari lima menit setelah keluar dari warungnya, ia mendengar adanya informasi dan suara gaduh warga bahwa orang tertabrak KA Sri Tanjung. Setelah ia mendekat ternyata orang yang sebelumnya datang ke warung burjonya.

Pria tak dikenal ini tertabrak Kereta Api Sri Tanjung di perlintasan Dusun Gowok, Desa Caturtunggal, Depok Sleman, Minggu (26/5) sekitar pukul 08.00 WIB. Korban tewas ------ dengan bagian ------------------ di sekitar lokasi kejadian.

PENYEBAB YOGA CAHYADI BUNUH DIRI DI KERETA API BANTUL Status Terakhir Twitter Yoga Menabrakan Diri Ke KA Sri Tanjung dan Ucapan Duka Cita


YOUTUBE PENYEBAB YOGA CAHYADI BUNUH DIRI DI KERETA API BANTUL Status Terakhir Twitter Yoga Menabrakan Diri Ke KA Sri Tanjung

PENYEBAB YOGA CAHYADI BUNUH DIRI DI KERETA API BANTUL Status Terakhir Twitter Yoga Menabrakan Diri Ke KA Sri Tanjung dan Ucapan Duka Cita.  Seorang pemuda bernama Yoga Cahyadi atau dikenal Boby Yoga (36) diduga depresi dan menabrakkan diri ke KA Sri Tanjung di perlintasan Gowok, Bantul. Festival musik Locstock yang digelarnya tak sesuai harapan, terutama soal keuangan.

"Sponsor cuma dikit. Hanya andalkan tiket, sementara penjualan tiket tidak seperti yang diharapkan," kata teman Yoga yang enggan disebut namanya di RS Sardjito Yogyakarta, Minggu (26/5/2013).

Untuk mengatasi masalah itu, kata teman, korban yang merupakan promotor musik Effort Creatif itu berutang. Namun ia enggan menjelaskan lebih detail soal jumlah utang dan kepada siapa utangnya.

Konser musik Locstock digelar di Stadion Maguwoharjo tanggal 25-26 Mei 2013. Tetapi baru berjalan semalam, konser tersebut berhenti.

Di Twitter, Yoga sempat menuliskan status terakhirnya, "Trimakasih atas sgala caci maki @locstockfest2.. Ini gerakan.. Gerakan menuju Tuhan.. Salam." Demikian status terakhir Yoga yang memiliki akun twitter @effort_creative.

Sedangkan di Facebook, Yoga menulis, "Slamat pagi teman2 semua. Mohon maaf atas segala kekurangan dan kelemahan saya, jgn pernah menuntut klg, anak istri dan orang tua saya, dan tdk yg harus mrk lakukan.. Berkat Tuhan slalu brsama kalian.."

Kejadian ini berlangsung pukul 06.30 WIB, Minggu (26/5/2013). Korban adalah warga Pogung Rejo, Sleman.

Petugas Polres Bantul, Brigadir Yahya, mengatakan ada saksi yang melihat Yoga sempat minum teh di pinggir rel. Lalu ketika kereta melintas, dia langsung menabrakkan dirinya.

"Dia langsung tewas seketika yang mengakibatkan korban dengan luka tubuh dan kaki terpisah," terang Yahya.

Dalam forum internet dan diskusi di twitter, Yoga dikenal dengan nama Bobby Yoga. Dia adalah ketua panitia sebuah konser musik di Yogyakarta.

Dalam forum internet dan media sosial, status Yoga jadi perbincangan hangat. Terutama karena ada spekulasi yang menyebutkan, Yoga bunuh diri karena ada masalah dengan konser musik yang sedang digarapnya.

"Trimakasih atas sgala caci maki @locstockfest2.. Ini gerakan.. Gerakan menuju Tuhan.. Salam." demikian status terakhir Yoga yang memililki akun twitter @effort_creative.

"Slamat pagi teman2 semua. Mohon maaf atas segala kekurangan dan kelemahan saya, jgn pernah menuntut klg, anak istri dan orang tua saya, dan tdk yg harus mrk lakukan.. Berkat Tuhan slalu brsama kalian.." ini status terakhir Yoga yang diposting pagi tadi di akun facebook.

"Fee artist yang belum dibayar, plus berbagai hujatan dan tuntutan yang disuarakan di Twitter membuat batin Bobby tertekan," posting salah seorang akun di forum tersebut.

Di twitter, suara tentang kematian Yoga yang mengenaskan pun bermunculan. Temanya kurang lebih sama, mengaitkan aksi bunuh diri Yoga dan acara musik di Yogyakarta.

Hingga saat ini, jenazah Yoga masih berada di RS Sardjito. Sejumlah teman dan kolega datang. Namun sebagian menutup diri terhadap kejadian itu.

Teman-teman Kaget Yoga Bunuh Diri, Sampaikan Duka Cita Via Beragam Media

Teman-teman Yoga Cahyadi (36) mengaku kaget Boby, panggilan akrab Yoga Cahyadi, bunuh diri dengan cara menabrakkan diri KA Sri Tanjung di perlintasan KA 348 Gowok, Bantul. Mereka pun mengucapkan belasungkawa melalui beragam media.

Selain aktif di bidang musik, sebelumnya korban pernah mencecap sebagai pencinta alam. Saat mahasiswa, dia tergabung di Setrajana, Fisipol Universitas Gadjah Mada. Di organisasi ini, ia biasa dipanggil Kebo.

"Saya baru tahu informasi itu setelah di media sosial ramai dan terima SMS dari beberapa teman sekitar pukul 14.00 WIB," ungkap mantan anggota pecinta alam di kampus UGM, Agus Supriyo, kepada detikcom, Minggu (26/5/2013).

Beberapa teman sudah mengecek langsung ke kamar jenazah RS Dr Sardjito dan membenarkan bila korban meninggal dengan cara seperti itu. "Dia saat ini memang banyak bekerja sebagai even organizer," tambah Agus.

Teman-teman lainnya, Fery Ardiyanto, Erdhien, Sugeng Jabrik Triyono, dan Pandu Prihantoro juga mengungkapkan hal serupa. Mereka tak percaya teman baiknya mengakhiri hidup dengan cara tragis seperti itu.

Di Facebook, teman-teman korban semasa aktif di pecinta alam maupun kalangan musisi dan seniman, memasang status dan mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Boby, Yoga 'Kebo' Cahyadi.

Seperti yang diungkapkan Krshna Encik Widiyanto yang banyak berteman dan bergaul akrab dengan Boby dalam bermusik, di status Facebooknya ia menulis, 'Selamat jalan Kebo Bobby Yoga....Tentrem Rahayu'.

"Buka kantong jenazah ra yakin kowe booo...byangane kowe boo..kok ninggal aku! Sugeng tindak.. Mugo2 ayem ng kono...aamiin.. RIP Booo.....(Buka kantong jenazah, aku tidak yakin itu kamu Booo. Kok meninggalkan aku. Selamat jalan. Semoga damai di sana. Amin. RIP) Tulis ungkapan Pandu, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya UGM, di status Facebooknya.



Jumat, 10 Mei 2013

Aksi Remaja Anti Bully




Bullying yang masih marak dilakukan di sekolah bikin nama remaja tercemar. Masyarakat menganggap kita senang menyiksa teman sendiri. Padahal, nggak semua remaja setuju akan aksi bullying. Bahkan banyak, lho yang muak dan ingin memberantas bullying di sekolah. Oleh karena itu mereka melakukan suatu aksi untuk melawan para pem-bully.
  1. Aksi Pink Shirts. Di tahun 2007, ada seorang cowok kelas 9 di sekolah Central Kings Rural High School, Kanada yang di-bully teman sekolahnya karena memakai baju pink. Melihat hal ini kedua kakak kelasnya, David Shepherd dan Travis Price memutuskan untuk melakukan aksi membela adik kelasnya itu. Mereka membeli 50 shirt berwarna pink dan membagikannya ke semua murid sekolah agar dipakai. Aksi kedua cowok ini menyentuh pemerintah Kanada yang kemudian menetapkan tanggal 25 February sebagai Pink Shirt Day. Di hari itu semua orang yang mendukung kampanye anti bully akan memakai baju pink sebagai tanda dukungannya. 

  1.  





  2. Program Young Hearts. Pada tahun 2008 organisasi Plan bersama Sejiwa membuat program Young Hearts. Dalam program ini Plan dan Sejiwa mengajak 150 siswa sekolah se-Jabotabek berpartisipasi dalam kegiatan kampanye anti bullying di sekolah. Para siswa sekolah ini menentang aksi bully lewat karya seni mereka masing-masing, yaitu poster, lukisan, foto dan lagu. Kampanye yang seru, ya? 



source : http://www.gadis.co.id/gaul/aksi/aksi.remaja.anti.bully/001/006/105